Rabu, 22 Maret 2017



Ilpus Ar-Raniry- Pekan Literasi Informasi dan Teknologi Mahasiswa (PELITA)  yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Perpustakaan menyelenggarakan workshop Manajement Pengolahan Bahan Pustaka bagi pustakawan yang berada di wilayah Banda Aceh dan mahasiswa jurusan Ilmu Pengetahuan UIN Ar-Raniry.

Pelatihan Manajemen Pengolahan Bahan Pustaka yang telah dimulai sejak Senin (20/03) kemarin dilanjutkan sampai hari Selasa (21/03) ini. Berbagai pelatihan yang ditujukan bagi mahasiswa dan pustakawan berupa pelatihan inventaris koleksi perpustakaan, pelatihan katalogisasi dan pelatihan klassifikasi sehingga dapat memudahkan proses pengolahan bahan pustaka bagi pustakawan dan mahasiswa yang akan berkecimpung di dunia perpustakaan kedepannya.

Dalam kegiatan tersebut, HMJ Ilmu Perpustakaan menghadirkan berbagai pemateri yang telah dikenal expert dalam bidangnya, seperti Ibu Yusrawati,S.Pd, S.IPI, M.IP yang ahli dalam menginvertaris bahan pustaka, Bapak Suherman, S.Ag., S.IP., M.Ec yang ahli di bidang klassifikasi bahan pustaka dan Bapak Abdul Manar, S.Ag., S.IP., M.Lis dalam pengkatalogan koleksi di perpustakaan.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa beberapa perpustakaan Aceh digandrungi oleh pustakawan yang bukan alumni dari jurusan Ilmu Perpustakaan, ilmu yang mereka terapkan di perpustakaan biasanya diperoleh dari buku-buku yang mereka pelajari sendiri dan ada juga yang mengikuti pelatihan-pelatihan di luar sehingga mereka bisa mengelola perpustakaan seperti pustakawan pada umumnya.

Melihat kondisi yang demikian, maka Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Perpustakaan mengadakan pelatihan-pelatihan kepustakawanan seperti ini agar para pustakawan yang non-alumni ilmu perpustakaan juga mempunyai keahlian dalam mengelola bahan pustaka sehingga koleksi-koleksi yang ada di perpustakaan dapat diterima dengan baik oleh pemustakanya.

Selain workshop pengolahan bahan pustaka yang diadakan selama dua hari, beberapa workshop teknologi juga diselenggarakan di hari selanjutnya bagi mahasiswa dan masyarakat umum. Beberapa workshop yang diadakan, antara lain pelatihan jurnalistik dan pelatihan design grafis. Pelatihan teknologi semacam ini yang diadakan bertujuan untuk menambah skill dalam hal mengedit grafis dan menambah pengetahuan dalam dunia menulis bagi masyarakat pada umumnya dan bagi mahasiswa pada khususnya.

Kemampuan design grafis merupakan hal yang sangat jarang di dapatkan dari mahasiswa, padahal dari segi manfaatnya sangat banyak hal yang bisa didapatkan seperti mendesign spanduk, poster dan media publikasi lainnya untuk sebagai alat promosi, selain itu kemampuan dalam mendesign merupakan skill yang cukup diperhitungkan dalam dunia kerja nantinya. Di samping pelatihan design grafis, ada pula pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa untuk mengasah tulisan mereka dan mereka mempunyai keberanian untuk mempublish­-kan karya yang mereka tulis.

Pelita 2 yang diadakan oleh HMJ Ilmu Perpustakaan UIN Ar-Raniry yang dari nama Pelita itu mengandung filosofi cahaya, harapan dan ketentraman dapat diharapkan memberikan manfaat bagi semua orang yang ikut berpartisipasi di dalamnya. Semoga ilmu pengetahuan yang diperoleh dari Pelita 2 ini dapat terus menyebar dan memberikan kebaikan bagi semua orang. (NurAnisah/APK)

Pekan Literasi Teknologi dan Informasi Mahasiswa 2017 Resmi diBuka

FAH-ARRANIRY l Pekan Literasi Teknologi dan Informasi Mahasiswa (PELITA) ke II yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry secara resmi dibuka pada Senin, 20 Maret 2017 di ruang Aula Mini Fakultas kampus setempat.
Kegiatan tersebut akan berlangsung dari tanggal 20-27 Maret yang dipusatkan di Fakultas Adab dan Humaniora, UPT. Perpustakaan UIN Ar-Raniry dan ICT Center UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Pembukaan PELITA tahun 2017 yang mengusung tema “Gerakan Literasi yang Mencerdaskan Anak Bangsa” dirangkai dengan Seminar Inspiratif oleh Pustakawan terbaik nasional, Nazaruddin, M.LIS.
Ketua umum HMP Prodi S1 Ilmu Perpustakaan, Fadhallah mengatakan kegiatan PELITA-II ini akan berlangsung selama sepekan dengan berbagai kegiatan yang telah dipersiapkan oleh panitia, secara khusus fokus pada pengembangan skill dan keterampilan pengelolaan perpustakaan.
Sementara itu, secara terpisah Reza Sahputra selaku ketua pelaksana menyebutkan, pihaknya menggelar beberapa kegiatan seperti perlombaan dan pelatihan. Ada delapan lomba yang dibuat, diantaranya lomba buat poster, fotografi, rangking 1, cipta puisi, dan menulis essay.
“Selama sepekan kita akan menggelar berbagai workshop untuk peningkatan soft skill mahasiswa, pustakawan dan pengelola perpustakaan diantaranya, workshop kepustakawanan, Pelatihan manajemen pengelolaan perpustakaan, Pelatihan automasi perpustakaan, pelatihan jurnalistik, dan juga desain grafis”,kata Reza saat ditemui disela-sela kegiatan berlangsung, Senin (20/3).
Selain itu kata dia, pada PELITA ke II ini akan dilakukan kegiatan revitalisasi perpustakaan yang dipusatkan di gampong Blang Krueng, Aceh Besar dan gampong Kuta Trieng, Pidie Jaya, roadshow wisata perpustakaan ke perpustakaan kuno tanoh Abe, Aceh Besar serta kegiatan Book Fair dan kegiatan kemanusiaan lainnya seperti donor darah.
Sementara itu, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Syarifuddin, MA.,Ph.D yang diwakili oleh Wakil Dekan I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Drs. Nasruddin AS, M.Hum dalam sambutannya mengatakan bahwa kita harus melek dan sadar terhadap informasi dan kita selaku pengelola informasi harus terus meningkatkan soft skill dan terus berinovasi.
“Dunia yang semakin tidak bertepi, kita tidak tahu lagi batas dunia. Dengan adanya informasi-informasi saat ini bisa dicapai dalam hitungan detik, maka kita harus melek dengan perkembangan teknologi dan informasi”,kata Nasruddin saat  memberi arahan sekaligus membuka acara PELITA ke II, Senin (20/3) di Aula FAH.
Hal senada, juga disampaikan oleh Ketua Prodi S1 Ilmu Perpustakaan, Zubaidah, M.Ed, Bahwa pelatihan soft skill untuk mahasiswa, pustakawan dan pengelola perpustakaan merupakan dasar atau pondasi bagi seseorang untuk dapat mengembangkan diri dan mengaktualisasi setiap potensi dan keterampilan yang dimilik. [Arkin Kisaran]

(sc: http://www.ar-raniry.ac.id)

Sabtu, 18 Maret 2017

H-2 Pelita, HMP Ilpus Memperlombakan Storytelling dan Mewarnai di SD negeri 69 Banda Aceh

Opering ceremony, Lomba Mewarnai dan Lomba bercerita
di SDN 69 Banda Aceh
Ilpus Ar-Raniry- Himpunan Mahasiswa Jurusan S1-Ilmu Perpustakaan (HMJ S1-IP) UIN Ar-Raniry kembali mengadakan kegiatan Belajar Ceria Bersama Ilpus Ar-Raniry dalam agenda Pekan Literasi Informasi dan Teknologi Mahasiswa (PELITA) yang bertempat di SDN 69 Banda Aceh, Sabtu (18/03).

Belajar bermain ceria yang yang mengusung tema “Berjuta Warna dalam Berekspresi, Mewujudkan Anak yang Berprestasi” untuk lomba mewarnai dan lomba Storytelling yang bertemakan “ Berjuta Cerita dalam Berekspresi, Mewujudkan Anak yang Berprestasi” sebagai salah satu kegiatan yang diperlombakan dalam Pelita 2 yang ditujukan kepada anak-anak sekolah dasar.

Kepala SD Negeri 69, Bapak Mustafa S.Pd i sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh HMJ Ilmu Perpustakaan tersebut, murid-murid dapat mengekspresikan dirinya melalui cerita-cerita rakyat dan dapat mengembangkan kreatifitas dirinya sendiri.

“Murid-murid kita disini sangat suka bercerita, beberapa diantaranya sangat suka bercerita saat guru menjelaskan pelajaran di kelas. Dengan adanya lomba bercerita seperti ini, maka murid-murid dapat bercerita dan meraih prestasi seperti yang diharapkan oleh para panitia HMJ Ilpus Ar-Raniry.” Jelas beliau di pembukaan acara.

Bercerita yang merupakan budaya masyarakat yang telah ada sejak zaman dahulu diterapkan oleh para orang tua sebagai dongeng menjelang tidur sekaligus sebagai media ajar dalam penerapan nilai-nilai moral dan budaya yang bagus untuk kehidupan mereka, dengan adanya bercerita seperti ini maka anak-anak dapat lebih mudah dalam mengekspresikan diri mereka untuk dapat berinteraksi dengan lingkungan mereka, seperti yang dijelaskan oleh ketua HMJ S1-Ilmu Perpustakaan, Fadhallah di sela-sela acara tersebut.

“Sejauh ini, agenda-agenda yang ada di Pelita 2 sasarannya kepada murid sekolah, dari SD, SMP dan SMA serta masyarakat pada umumnya dan kepada mahasiswa pada khususnya. Berbicara mengenai storytelling yang dulunya diterapkan oleh orangtua, sekarang ini justru tergantikan oleh gadget dan media televisi sehingga nilai-nilai budaya yang ada telah tergeser karena pengaruh  didikan orang tua. Dengan kehadiran Pelita khususnya lomba bercerita diharapkan ekspresi anak-anak akan muncul dan otomatis akan menumbuhkan kader-kader yang cerdas dan berani untuk mewujudkan ide-ide mereka.” Tuturnya.

Kegiatan yang ditujukan untuk anak-anak sekolah dasar tersebut terdiri dari lomba mewarnai dan lomba storytelling (bercerita) tentang kisah-kisah budaya masyarakat Aceh. Dengan lomba-lomba yang diadakan tersebut maka diharapkan agar anak-anak tumbuh minat dan kecintaan dalam ilmu pengetahuan, sehingga dapat menggerakkan generasi digital di sekolah-sekolah.

Sebelumya kegiatan serupa juga pernah dilakukan di beberapa desa di Kabupaten Pidie Jaya dalam rangka bermain dan belajar ceria bersama korban gempa yang melanda di Pidie Jaya Desember silam. Sejauh ini Pekan Literasi Informasi dan Teknologi Mahasiswa HMJ Ilpus Ar-Raniry telah berjalan pertama kalinya pada tahun 2015 dimasa kepengurusan sebelumnya. Pada masa kepemimpinan Fadhallah sekaran ini, Pelita 2 akan di laksanakan dengan berbagai kegiatan dengan tujuan untuk menumbuhkan gerakan literasi bagi semua masyarakat pada umumnya dan bagi mahasiswa pada khususnya.

Pelita 2 akan dibuka di Aula Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh pada Senin mendatang (20/03). Kegiatan tersebut akan berlangsung selama seminggu dengan berbagai acara seperti workshop pengolahan bahan pustaka, workshop teknologi, aneka lomba yang dapat meningkatkan literasi dan expo serta bakti sosial yang dilakukan di perpustakaan desa Blangkrueng, Aceh Besar dan taman baca masyarakat di desa Kuta Trieng, Pidie Jaya. Selain itu HMP Ilpus juga akan berkunjung ke perpustakaan tertua di Asia Tenggara yaitu perpustakaan Tanoh Abee yang terletak di Seulimum, Aceh Besar sebagai salah satu agenda dari Pelita 2 ini. 


Semoga dengan kegiatan yang dilaksanakan oleh segenap panitia dan mahasiswa Ilmu Perpustakaan tersebut akan berjalan dengan lancar dan dapat memberikan hasil bagi semua orang. Amin.(NurAnisah/APK).   

Sabtu, 11 Maret 2017

Yuk Ikut Lomba Mewarnai pada Pelita 2




bagi kamu yang mempunyai adik-adik yang masih bersekolah dasar dan mempunyai bakat dalam mewarnai.. asah bakatnya dan tunjukkan kepada dunia..

daftarkan dirinya di lomba mewarnai ada Pelita 2 HMP Ilpus Ar-Raniry dan dapatkan beragam hadiah menarik lainnya..

berikut rincian kegiatannya:


Nama Lomba
Lomba Mewarnai


Tema
Berjuta Warna Dalam Berekspresi Mewujudkan Anak Yang Berprestasi


Ketentuan Peserta Mewarnai
Peserta kelas 1dan 2
Membayar administrasi sebesar Rp 15.000
Membawa peralatan mewarnai sendiri.


Mekanisme Pendaftaran Mewarnai
Peserta registrasi ulang min. 30 menit sebelum acara dimulai
Peserta membawa bukti berupa slip pembayaran


Ketentuan Kompetensi
Acara perlombaan diadakan disekolah  SD.
Peserta, mewarnai gambar yang telah disediakan oleh panitia.
Dalam durasi 45 menit. 


Hadiah Mewarnai:
Juara 1 : piala dan sertifikat
Juara 2 : piala dan sertifikat
Juara 3 : piala dan sertifikat


Untuk informasi lebih lanjut tentang panduan lomba mewarnai hubungi:
Wardatul Humairah : 0852-9637-2637
e-mail            : hmj-ilpus@ar-raniry.ac.id

SELAMAT DATANG DI WEBSITE HMJ ILMU PERPUSTAKAAN UIN AR-RANIRY BANDA ACEH

Artikel Perpustakaan

GALERI KEGIATAN HMP ILPUS

Entri Populer